Saya melihat sudah semakin banyak perusahaan zaman sekarang sudah sadar dengan pentingnya memiliki database pelanggan di dalam sistem perusaahan mereka. Kunci utama dengan adanya database ini adalah komunikasi yang lebih lancar ke klien dan partner mereka. Namun sayangnya, dari sisi jualan online saya sering melihat aspek ini masih belum terutilisasi dengan efisien.

Di artikel utama saya, database pelanggan merupakan salah satu aspek yang paling penting untuk bisa meningkatkan penjualan-mu. Di tulisan sekarang ini, saya akan jelaskan se detail mungkin kenapa kamu harus mulai mengimplementasikan ini ke toko atau bisnis-mu.

Kegunaan Praktikal Data

Sales dan Marketing adalah salah satu aspek yang paling bisa terbantu dengan adanya database pelanggan. Dengan adanya sistem data yang jelas dan efisien, hampir semua hal yang kamu perlukan untuk dua hal tersebut bisa dilakukan. Salah satunya adalah bisa meningkatkan omset dengan adanya informasi tentang pembeli lama dan baru. Database customer juga bisa membantu mengidentifikasi hal apa yang paling dibutuhkan toko-mu untuk bisa meningkatkan kualitas servis yang bisa kamu berikan.

Dengan adanya data, kamu juga bisa mendapatkan metode yang lebih efektif untuk mensupply atau membuat produk baru yang cocok dengan market-mu. Kamu juga bisa memonitor pembeli untuk bisa memberikan promo yang tepat sasaran. Saya yakin kamu bisa melihat benefit besar dari ini semua dimana tingkat kepuasan pembeli bisa meningkat dan memiliki potensial untuk menambah langganan.

Hal Yang Perlu Diperhatikan Dari Database Pelanggan

Memang banyak sekali hal yang sangat berguna dari database pelanggan ini. Namun, apabila kamu mau mengutilisasikan ini, kamu harus mengerti beberapa kesulitan-nya. Jadi ini hal yang harus kamu perhatikan:

  • Data Decay. Secara dasarnya, kita harus ingat kalau pembeli ini juga manusia dan manusia itu kebanyakan tidak konstan. Kita pasti akan berkembang dan berubah terus. Maka dari itu, data pembeli juga bakal berubah dan itu disebut dengan data decay. Biasanya database yang terurus akan membutuhkan perubahan sebanyak 2-3% setiap bulannya. Jadi dalam satu tahunnya, sekitar 30% dari data yang kamu miliki akan memerlukan perubahan. Untuk bisa mengurangi perubahan itu, kamu bisa memasukkan informasi yang tidak terlalu sering diubah seperti nama, nomor HP, atau email.
  • Akurasi Data. Pembeli tidak selalu memberikan informasi yang akurat. Mereka sering salah ketik, atau memberikan informasi yang tidak lengkap. Ini bisa mempengaruhi kualitas database pelanggan milikmu. Untungnya, apabila kamu lebih banyak melakukan penjualan di marketplace, tingkat keakuratan data pembeli-mu bisa cukup terjamin. Apabila kamu membuat toko online dengan menggunakan woocommerce atau Shopify, maka kamu bisa mengurangi masalah ini dengan mengimplementasikan drop-down menu atau checkbox.
  • Pengeksekusian Data. Menyimpan dan menganalisa data ini hanyalah hal pertama yang kamu lakukan. Hal yang paling penting adalah pengeksekusian data itu untuk bisa membantu bisnis-mu. Bagaimana menggunakan data yang sudah dimiliki ini untuk bisa membantu mempermudah pembeli dan memperkuat brand milik-mu.

Jadi bagaimana caranya untuk bisa menghindari hal-hal ini? Baca saja terus sampai ke topik cara merawat database dibawah.

Implementasi Database Pelanggan

Banyak hal yang bisa kamu implementasikan setelah mendapatkan database ini. Ini cuma beberapa hal yang bisa kamu lakukan untuk bisa mengutilisasikan database. Apabila kamu memiliki hal lainnya yang bisa membantu teman-teman penjual lain, langsung saja beritahukan di kolom komentar ya.

Mengidentifikasi Pembeli High Value Dan Potensial Jual Lebih

Konteks pembeli high value itu bisa berbeda-beda tergantung dari jenis bisnis online yang kamu jalani dan value yang kamu anggap penting. Bisa dari volume pembelian, bisa dari jenis barang, bisa juga frekuensi pembeliannya.

 Jadi apabila kamu memiliki database yang kuat, kamu bisa mengidentifikasi pembeli bertipe high value ini dan mungkin bisa memberikan beberapa hal lebih untuk membuat mereka senang. Atau mungkin kedepannya juga bisa untuk menawarkan beberapa produk lainnya apabila memungkinkan.

Memberikan Support Yang Lebih Personal

Saya yakin kamu sebagai penjual cukup mengerti arti dari costumer support secara lebih personal. Tapi bagaimana cara implementasinya? Dengan adanya database pelanggan, kamu bisa membuka jalan komunikasi dengan lebih personal atau juga bisa menjawab pertanyaan yang mereka miliki dengan lebih hangat.

 Ini bisa membuat pembeli menjadi sangat mengapresiasi toko-mu dan membuat mereka setia dengan toko atau brand milikmu.

Langsung Mengetahui Produk Yang Bisa Ditawarkan

Untuk produk atau service selevel Unicorn seperti Tokopedia, Traveloka, atau semacamnya mungkin ini sudah cukup jelas ya. Tapi bagaimana caranya kamu sebagai penjual online bisa mengutilisasi menawarkan produk ini? Jawabannya ada dichat atau WhatsApp.

Kamu bisa mengajak pembeli-mu untuk ngobrol dan menawarkan beberapa produk yang mungkin mereka suka kedepannya. Atau kamu juga bisa memberikan brosur produk yang relevan dengan produk yang mereka beli di dalam packaging-mu.

Cara Merawat Database Pelanggan

Apabila kamu masih membaca artikel ini besar kemungkinannya bahwa kamu mengerti seberapa pentingnya database pelanggan ini untuk bisnis-mu. Pembeli pertama hari ini mungkin besoknya bisa menjadi langganan setia-mu nantinya. Jadi apabila kamu bisa mengumpulkan detail yang bisa membantu mempercepat perjalanan itu dan kamu masukkan ke dalam database itu, kamu bisa bayangkan seberapa bagusnya hala tersebut.

Tapi database pelanggan ini hanya bisa berguna apabila data yang kamu masuki itu relevan. Jadi sangat vital sekali untuk memasukkan data secara akurat dan membuat sistem agar data ini bisa terupdate secara reguler.

Seperti yang saya jelaskan di bagian data decay, data pembeli sudah pasti akan berubah. Mereka bisa pindah rumah, ganti pekerjaan, email, atau juga nomor HP. Kegagalan untuk bisa menjaga kualitas database kamu bisa menjadi kegagalan untuk menjaga pelanggan dan keuntungan.

Jadi, apa tips yang bisa kamu masukkan ke dalam bisnis online-mu?

Lakukan Audit Data Secara Reguler

Untuk bisa meningkatkan keakuratan data agar bisa mengurangi resiko data decay, ini memang harus dilakukan. Frekuensi audit yang kamu lakukan ini tergantung dari jenis pembeli yang kamu miliki juga. Tidak ada satu cara yang paling benar untuk hal ini.

Apabila kamu memiliki toko yang cukup besar, mungkin kamu bisa menggaji satu orang atau tim untuk bisa memaintain database pelanggan ini. Atau kamu bisa lakukan sendiri dulu untuk saat ini agar bisa lebih mengerti bagaimana cara kerja hal ini.

Bersihkan Data Secara Rutin

Setelah kamu audit, tentu saja data-data yang sudah tidak berguna harus kamu hapus. Kamu bisa menyewa satu spesialis untuk bisa membersihkan data-mu atau juga melakukannya sendiri.

Ingat, kualitas data ini sangatlah penting. Jadi walaupun pekerjaannya sedikit melelahkan, keuntungan yang bisa kamu dapatkan itu sepadan dengan kerja keras-mu.

Apabila kamu merasa tulisan ini berguna untuk-mu, kamu bisa mendaftarkan email-mu ke mailing list kami. Kamu tidak perlu takut juga dengan spam karena kami juga tidak menyukai-nya. Kami hanya akan memberikan update setiap artikel baru kami dirilis.

Source artikel:
https://clevertap.com/blog/database-marketing/
https://www.console.com.au/blog/5-tips-to-help-you-maintain-a-quality-customer-database/
https://theartofservice.com/the-importance-of-getting-customer-database.html

0 0 vote
Article Rating